Selamat Datang di Blog Yang Sederhana Ini..Semoga menjadi Berkat Bagi Sobat dan Keluarga....AMEN..!!

"TETAPLAH BERTAHAN DAN PERCAYA DALAM MENANTI JANJI TUHAN"

(By: Ev. Yusak Tjipto Purnomo
Jurnalis: Sdr.Ezra Joza)

Kalau kita sedang sehat, nyaman diberkati, kita bisa berkata Tuhan baik. Tetapi bisakah kalau dlm keadaan susah, sakit, penderitaan, kita berkata Tuhan baik?

Di Inggris waktu semua pelayanan sudah selesai, saat Pak Yusak datang menghadap Tuhan, Tuhan tiba2 datang, tepat pd hari raya y

omkipur, hari dimana Imam besar menghadap di ruang maha kudus.

Pak Yusak berkata aku sudah capek, ndak kuat lagi, Tuhan disana berkata selama ini apa yg Aku sudah lakukan untukmu & anak2Ku di bahtera ini? Sebelumnya ada pendoa JKT yg telp bu Iin dia melihat Tuhan temui Pak Agung & lainnya, & pendoa ini pesan pd Pak Yusak agar jgn ngomong sembarangan

Ternyata ngomong Pak Yusak capek & ndak kuat & minta Pd Pak Agung utk meneruskan semua itu salah karena membatasi kuasa Tuhan

Dulu Tuhan ajar pak Yusak, Kalau kita sudah menyelesaikan segala sesuatu, jgn lihat hasil krn bisa membuat bangga / bisa membuat kecewa.

Tetapi Tuhan berkata yg lain, dia berkata bhw semua ini pekerjaanKu yg telah Aku kerjakan untukmu, lihat & nikmatilah semua

Ayah dr pak Yusak lapor Tuhan mengapa Tuhan berkati & sayangi demikian, mengapa tdk hamba2 Tuhan desa mrk yg lbh butuh. Lalu pd saat dia berdoa utk anak cucu, satu persatu disebut, tiba2 ada suara berkata berhenti sembahyang

Lalu dia usir & tengking, sampai 2x Tetapi Tuhan itu rendah hati ulangi sampai 3x yg ketiga Tuhan nyatakan suaraNya.secara audible. Tuhan berkata turun lalu pergi ke tempat anakmu perempuan di belakang. Ternyata anaknya kepalanya sakit. Baru dipangku kepalanya kemudian anaknya pulang dipangkuannya.

Kemuliaan Tuhan merahasiakan sesuatu, siapa yg tau kalau Tuhan suruh brenti sembahyang ternyata utk mengantarkan anaknya sebelum pulang.

Tiap2 pribadi kita sudah punya jatah & kasih karunia Tuhan sendiri2
Hari ini Tuhan bilang, jgn tertipu setan, sbb apa yg Aku sudah lakukan, anak2Ku terimanya salah, Lihat pengorbananKu diatas kayu salib. Tetapi anak2Ku terimanya bhw semua sudah tdk usah menderita apa2, itu hampir sama dgn teori kelimpahan yg salah.

Setan memutar balik fakta bahwa kita ndak usah lagi menderita & berperang2 lagi

Setan selalu menyodorkan yg enak2 seperti saat Yesus dicobai, Yesus kalau lapar tinggal pakai kuasa saja ubah batu jadi roti

Pak Yusak di kamar hotel kok suasana ndak enak ternyata Tuhan berkata itu di pojok ranjang ada setan gundul, Roh Kudus ndak suruh tengking, tapi suruh omongi saja, tiba2 setannya pergi.

Setan menipu bhw di dlm dunia harusnya tdk menderita padahal firman berkata:

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. " - Yohanes 16:33

Jadi kita disuruh percaya saja jika dlm penderitaan di dunia krn Tuhan memang mengijinkan dlm batas2Nya.

Kalau kita diberi kelimpahan kita hrs punya sikap bhw seharusnya kita ndak punya apa2 tetapi krn kasihNya maka kita bisa menikmatinya, itu anugrahNya yg limpah

Kalau ada pengajaran mengatakan bhw semua sudah dibayar Yesus, ndah usah menderita, ndak usah kerja, percaya saja, tetap saja ndak akan bisa ngucap syukur krn manusia ndak pernah puas seperti bangsa israel ndak usah kerja dpt manna tiap hari tetap saja ngomel & tdk masuk kanaan akhirnya.

Maka kalau kita terima firman, hadapkan ke Roh Kudus,

Kerja setan hanya mendorong & menghambat, kalau kita rohani di dorong shg terlalu rohani & sombong & mendahuluiu Tuhan, seperti Pak Yusak capek & ingin berhenti, itu salah krn berarti itu menentapkan langkahmu sendiri.

Maka dr itu kalau kita sedang menghadapi yg ndak enak setan akan menekan bhw Tuhan ndak sayang kamu.

Jadi kalau kita terima firman apapun jgn dikembangkan sendiri menurut pikiran kita tetapi hadapkan ke Roh Kudus sbb dia yug ngerti maksudNya

Juga kalau kita menghadapi apapun hadapkan kpd Tuhan dulu

Tuhan kalau janji tdk selalu spektakuler penggenapannya, tetapi tdk mudah juga menerimanya, contoh seperti kanaan dijanjikan, tetapi masuknya tetap tdk mudah, hrs dgn berperang, tetapi perangnya juga dgn bantuan Tuhan & hrs sesuai perintah Tuhan seperti saat menghadapi tembok Yeriko

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: " Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu. " Tetapi kamu enggan, - Yesaya 30:15 -- ngglinding wae

Tetapi org juga terima salah, diam saja sama sekali, tdk kerja sama sekali. Ini mengolah firman dgn pikiran sendiri

Bertobat: itu tdk diam, tetapi menyadari kelemahan, ketidakmampuan kita, kita tdk lbh dr seekor ulat.

Tinggal diam: bukan sama sekali tdk kerja apa2

Kalau Tuhan suruh kerja: org terimanya kerja keras tanpa tanya Tuhan lagi, ini juga salah.

Pengajaran jaman sekarang ada yg ngajarkan tdk usah menderita apa2 krn Tuhan sudah bayar semua di kayu salib. Padahal ada ayat berkata:
Tuhan berkata kesukaran sehari cukup sehari, Tuhan yg akan selesaikan bagianNya juga.

Jgn kita hidup berdasarkan perasaan, mata & telinga tetapi hidup dgn percaya, Tuhan akan sediakan semua, tetapi jalannya bukan seperti jalan kita, tetaplah bertahan & percaya!

Pak Agung:
Pandanglah burung- burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung- burung itu? - Matius 6:26

Jadi kalau kita tdk menabur, kita juga tdk menuai. Juga tdk mengumpulkan bekal di dlm lumbung

Tetapi kita ini Jauh melebihi burung2, jadi kita bukan level kelimpahan burung2 tdk menabur, tdk menuai, & tdk mengumpulkan bekal.

Paulus menerima anugrah makin besar justru dia bekerja makin keras.

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan- Nya kepadaku tidak sia- sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. - 1 Korintus 15:10

Mari tetap percaya Janjinya 6 bulan dr Juni ke Des pasti digenapi, ada terobosan demi terobosan dlm hidup kita.
Amin.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment